Tampilkan postingan dengan label Fiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiction. Tampilkan semua postingan

Desember 26, 2012

9 Logika 9 Perasaan




 ''Apa yang kamu ragukan lagi Val? Perlu bukti apa lagi? Itu udah cukup membuktikan semua bahwa apa yang kamu feeling kan selama ini adalah benar.
Jika wanita identik dengan 9 perasaan 1 logika dan pria identik dengan 9 logika 1 perasaan, maka kamu adalah pria dengan 9 logika 9 perasaan. Ada kelebihan dari setiap ruas kekuranganmu. Jangan ragukan itu!''  ungkapnya dengan jelas.



''Cih,. apa... Tujuanmu?'' tanyaku pada cermin.

Desember 18, 2012

Bisikan




Perasaan itu kembali muncul. Sejak sepekan yang lalu aku merasakan hal-hal aneh didalam diriku, aku berusaha untuk tidak memperdulikannya. Aku hanya menganggap itu cuma sebatas khayalanku belaka. Tapi sekali lagi, bisikan itu hadir. Samar. Namun apa yang terucap bisa kudengar sangat jelas.

“Untuk apa kau memikirkan orang yang sama sekali tak memikirkanmu. Bahkan untuk ingat saja, ia tak pernah. Lebih baik kau cari bidadari lain. Lupakan janji konyolmu itu”

Aku terdiam.

“Alasan kenapa kau lemah dan rapuh adalah karena kau tak bisa membuat pilihan”

Aku tetap membisu. Makhluk aneh ini ada benarnya juga pikirku.

“Berhentilah mencari orang yang bahkan tak ingin membagi apapun kepadamu. Aku yakin kejadian itu tak akan mudah membuatmu melupakannya begitu saja. Aku mengenal dirimu jauh sebelum nurani mengenalmu. Jangan sampai kau terjatuh kedalam lubang yang sama. Aku percaya, pecundang bisa mengubah takdirnya sendiri"

Namun kali ini, bibirku tak tinggal diam.

“Brengsek kau!! Tutup mulutmu. Aku tak pernah ingin mendengar omong kosongmu. Aku bisa urus diriku sendiri! Aku bisa menyelesaikan masalahku sendiri. Bukankah sudah kukatakan, jauhi aku. dan jangan ganggu aku!”

“Khu..khu..khu..khu… kau masih lemah!”

Dan saat itu juga, kepalaku terasa pusing. Pandanganku mulai kabur. Dan tiba-tiba, aku terbangun dari tidur siangku. Aku berdiri didepan cermin. Kudapati wajahku pucat pasih berpeluh keringat. Terlihat disekitar mataku mulai menghitam.

“Ada yang tidak beres dengan diriku…”






~to be continued… 




November 05, 2012

I'm There

   Dear StandAlone...




Ternyata memang sulit. Walau telah ku coba membunuh berjuta rindu, namun satu diantaranya meluluhkan perlawananku.


Ya. Hanya satu.


Bukan belum bisa, tapi mungkin memang tak bisa.


Aku tersesat didalam labirinku sendiri. Labirin yang aku bangun dengan kasih sayang dan ketulusan dengan milyaran ruang didalamnya. Yang masing-masing ruang memiliki empat pondasi kesetiaanku sebagai pengukuhnya. Yang ku ukir daun pintunya dengan harapan dan bahagia ketika kau membukanya.

Ya..
Satu dari milyaran ruang itu adalah ruangmu. Aku menunggumu disitu berjam-jam, berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan nyaris bertahun-tahun.
Ruang yang aku cat dengan warna ungu muda favoritmu itu tampak masih seperti baru direnovasi.
Dibagian timur dinding, sudah kususun rapi daftar novel-novel kesukaanmu. Sementara bagian selatannya, kupajang jelas lukisan potretmu.
Lalu bagian barat dinding, tak lupa ku bangun wilayah suci tempat aku selalu bersujud mengharapkan ridho-Nya. Agar ketika kau membuka pintu dari utara, kau dapat melihatku terus bersujud pada-Nya menunggumu ikut bersujud pada-Nya juga dan mengakhiri penantian yang selama ini aku lakukan hanya untukmu.
 

September 25, 2012

"I" else...


Dear StandAlone,.



In the Darkness, I found who I am.
In the Darkness, I heard something calling my name. He told me to close my eyes, then...
I saw very clearly 'I' else. It may look strange. But trust me. It's real. Half my soul was empty.
I told him ''Do you good or bad for me?''. Then he replied, ''I was you. Side of evil and the most evil thing you ever met''
With the cold feeling, I said ''Stay away from me!! I don't need you. Go away and never comeback''. Then he said, ''I cann't. Because...
I was your firmness. I was your 'I do not care'. I was your passions. I was your fury. I was your sadness. I was your cold. I was your tear. I was your idiot. I was your friend when you’re alone. I kept you every time. I was you. You need me…''
Then he disappeared. Looks like he came back into my soul.

'My evil side of the most evil? If so, I will change you to be my guardian angel.
The best my good side!'





...to be continued...