Yang belum baca tips sebelumnya, silahkan klik disini
![]() |
| Inspired |
3. Larut sepenuhnya
Gimana mau sukses, kalo dia gak bisa membagi waktu antara bisnis ama boker? Masa’ disitu mau meeting, disitu mau boker? Kita harus komitmen dong! Suka-Duka nya harus kita jalani.
Tentu, jauh hari sebelum membangun bisnis, kita harus pasang mental dan tekad baja. Ato mungkin diantara lo sulit banget buat ngelakuin hal yang satu ini? Gue kasih solusi lain deh.
Nah, gue saranin pakai cara ‘kepepet’. Apaan tuh? Kepepet adalah instrumental yang sering digunakan pas momen-momen taun baru. Biasa nya di sertai kembang api. *Itu ‘terompet’ bego! Oh iya, maaf.
Iya men. Pakai cara ‘kepepet’ aja. Penjelasannya gini, kepepet itu berisi 80% kesengsaraan, dan 20% nikmat. Gue contohin nih.
Lo pernah gak, liat nenek-nenek yang udah berumur 80 tahun jago banget ngelompatin pagar 2 meter? Gile, gue aja belom tentu bisa. Iya men, nenek-nenek itu ngerasa ngelompatin batu nias. Ternyata setelah diselidiki, rahasia seorang nenek-nenek berumur 80 tahun mampu melompati pagar setinggi 2 meter adalah karena dikejar anjing. *Anjiir lo Val! Kalo gak percaya, silahkan cobain sendiri. Nah, inti yang bisa lo ambil adalah ‘kepepet’. Karena dengan kepepet, kita bakal ngelakuin banyak ACTION, tanpa memikirkan hal berarti. Sederhananya, gak terlalu banyak mikir.
Oke, contoh lainnya begini. Di suatu kerajaan terdapatlah seorang putri raja yang amat cantik sejagat *halah. Putri itu akan di jodohkan oleh seorang pemuda yang gagah nan perkasa. Nah, untuk mencari pemuda yang dimaksud, kerajaan tersebut melakukan sebuah sayembara bagi pemuda-pemuda setempat untuk diseleksi dan dijadikan suami putri kerajaan. Sayembara nya adalah pemuda-pemuda itu harus berenang melewati kolam buaya untuk bisa sampai ke seberang. Singkat cerita, setelah di kumpulkan pemuda-pemuda nya, dan ternyata tak seorang pun yang berani berenang ke dalam kolam buaya tersebut. Sejam berlalu dan tetap masih tidak ada yang berani. Namun tiba-tiba, ada seorang yang melompat dan terus mengayunkan tangannya kesana kemari (read: berenang) tanpa henti hingga dia sampai di seberang dengan selamat. Semua mata tertuju pada pemuda itu dan merasa terkagum-kagum. Setelah pemuda itu mampu berdiri dengan nafas yang terengah-engah, sembari dia berkata “Wooii anjiiir!! Siapa tadi yang dorong gue sampek jatuh?!”
Terbukti men! Kepepet itu teknik sukses. Masuk akal?


